Cara Bertaubat Dengan Betul Menurut Islam, Jangan Tunda Tunda! - Abang Terlajak Laris


Cara Bertaubat Dengan Betul Menurut Islam, Jangan Tunda Tunda!


Allah pasti akan menerima taubat hambanya bagi siapa saja yang mahu bartaubat.

Anda mungkin pernah mendengar kata-kata seperti ini “Setiap manusia pasti tidak akan luput dari salah dan dosa”.

Tapi apabila ada orang yang dengan sengaja melakukan dosa dan menjadi kebiasaan atau tradisi yang setiap hari melakukanya bahkan dengan cara memain-mainkanya dosa tersebut, ini menjadi sangat luar biasa ! apalagi melakukanya  dengan cara di sengaja.

Apakah orang seperti itu ketika mahu bertaubat dan taubatnya pasti di terima? jawapnya adalah pasti di terima.

Taubat sebaiknya jangan di tunda-tunda, apabila anda melakukan dosa pada detik itu, maka detik itu juga anda harus bertaubat dengan mengucapkan istighfar.

Sesuai dengan sabda Nabi Muhamad saw.

Ertinya :
Dari Abu Hurairah ra. Berkata : “Saya mendengar Rasulullah saw. Bersabda : Demi Allah, sesungguhnya saya membaca istigfar dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali setiap harinya” (Riwayat Bukhari).

Dosa secara umum iaitu ada dua jenis, dosa kecil dan dosa besar, semua itu pasti akan diampuni dosanya oleh Allah kecuali dosa syirik (menyekutukan Allah).

Dan sebelum memperkatakan tentang tatacara bertaubat dengan benar maka anda harus tahu dulu pemahaman tentang dosa itu sendiri.

Menurut para ulama taubat dari perbuatan dosa adalah wajib, adapun dosa di bagi menjadi dua bagian yaitu seperti di bawah ini.

Pembagian dosa dan cara bertaubatnya menurut islam

Yang pertama adalah: 

Apabila perbuatan dosa itu tidak menyangkut sesama manusia hanya dosa antara seseorang dengan Allah Ta’ala, maka taubatnya orang tersebut harus memenuhi tiga cara ini:-

Menghentikan perbuatan dosa itu.
Menyesal atas perbuatanya itu.
Berketepatan hati untuk tidak mengulangi lagi perbuatan dosa itu selama-lamanya.
Apabila tidak memenuhi tiga persyaratan itu maka tidak akan di terima taubatnya.

Yang kedua adalah: 

Apabila perbuatan dosa itu menyangkut dengan sesama manusia maka harus memenuhi empat syarat iaitu:-

Menghentikan perbuatan itu.
Menyesal atas perbuatan itu.
Tidak mengulanginya selama-lamanya.
Harus menyelesaikan urusanya itu kepada yang bersangkutan.
Jika itu ada kaitanya dengan harta atau barang, maka ia harus mengembalikanya harta atau barang tersebut.

Jika itu ada kaitanya dengan sumpah, tuduhan dan yang serupa maka ia harus minta maaf.

Jika itu ada kaitanya dengan umpat-mengumpat maka ia harus minta di halalkanya.

Bila ia bertaubat hanya dari sebagian dosa saja maka yang di ampuni juga hanya sebagian dari dosanya saja dan dosa yang lain masih tetap (belum diampuni).

Bagi anda yang belum melaksanakan pertaubatan maka selama itu pula dosa anda terus berjalan bahkan bertambah berat, karena bertaubat merupakan kewajiban yang segera anda harus kerjakan dan hukumnya fardlu ‘ain bagi setiap orang.

Hidup ini bila akan berakhir dan bila akan mati semuanya tidak ada yang tahu kecuali hanya Allah swt. Maka janganlah menunda-nunda bertaubat selagi masih hidup dan Allah memberi kesempatan untuk anda supaya bertaubat.

Jangan sampai kematian datang kepada anda dan anda baru mulai bertaubat, karena kematian adalah batas akhir taubat anda, setelah mati semua pintu taubat tertutup dan siap menerima balasan amal perbuatan masing-masing.

Ketahuilah dan yakinlah, percayalah seandainya Allah menampakan wujud dosa itu seperti apa kepada anda, pastilah kamu akan takut dan bersujud selamanya.

Begitu juga sebaliknya jika Allah menampakan pahala itu seperti apa, maka kamu akan sujud kepada Allah selama-lamanya.

Jadi kenapa Allah tidak menampakan keduanya? iaitu supaya kamu mahu bertaubat dengan keyakinanmu.

Firman Allah SWT. 

Ertinya :
“Bertaubatlah kamu semuanya kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kamu sekalian berbahagia” (Q.Surat An-Nur 24 : 31)

Ternyata sangat mudah bukan, tatacara bertaubat dengan benar. 

Semoga artikel ini ada manfaatnya amin ya rabal’alamin.

No comments

Powered by Blogger.